Minggu, 05 Februari 2017

PRINSIP DASAR MULTIMEDIA PEMBELAJARAN



Pembelajaran merupakan sebuah proses perubahan perilaku sebagai akibat dari interaksi dengan lingkungan sehingga terjadinya pengalaman belajar dan hasil belajar menjadi lebih bermakna (meaningfulllearning). Keberhasilan pembelajar ditandai dengan perolehan pengetahuan, ketrampilandan sikap positif pada diri individu, sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Keberhasilan belajar ini sangat dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya penggunaanmedia pembelajaran merupakan penghantarpesan pembelajaran kepada peserta didik (Rohmat, 2010).

Sadiman (2002) menyatakan bahwa media pembelajaran sebagai salah satu faktor di dalam pembelajaran yang penting untuk membantu pebelajar sering kali diabaikan dalam penggunaannya. Pada mula penggunaan media pembelajaran hanya digunakan sebagai alat bantu mengajar. Alatbantu yang digunakan adalah alat visual, misalnya gambar, model, obyek, dan alat-alat lain yang dapat memberikan pengalaman konkret, motivasi belajar serta mempertinggi daya serap dan retensi belajarpebelajar

.Akhir-akhir ini, muncul alat bantu audio sehingga barulah ada desain yang baru untuk pembelajaran yang berupa inovasi audio visual yang lebih mengefektifkan dan efisienkan pembelajar. hal ini mampu menjadikan pesan yang disampaikan tidak terlalu verbalistik, tahu kata-katanya, tetapi tidak tahu mamaksudnya.
Dalam perkembangannya, teori komunikasi mulai mempengaruhi penggunaan alat bantu audiovisual, sehingga sejak saat itu selain alat bantu media juga bermanfaat sebagai penyalur pesan atau informasi belajar. Teori ini sangat penting dalam penggunaan media untuk kegiatan program-program pembelajaran.


Dengan menggunakan multimedia informasi dari guru dapat tersampaikan dengan cara yang lebih bermakna kepada peserta didik. Terdapat banyak teknologi yang tersedia untuk membuat programmultimedia yang inovatif dan interaktif. Program multimedia dapat meningkatkan kinerja peserta didik, menyajikan pengetahuan mereka dalam berbagai cara, memecahkan masalah, dan membangun pengetahuan. Pembelajaran berbasis multimedia didasarkan pada ide bahwa pesan-pesan pembelajaran harus dirancang sejalan dengan bagaimana otak manusia bekerja.Mayer mendefinisikan multimedia sebagai presentasi materi dengan menggunakan kata-kata sekaligus gambar-gambar (Mayer, 2005).

Kata-kata disajikan dalam bentuk tulisan ataupun yang diucapkan, dan gambar bisa disajikan dalam bentuk grafik statis (seperti ilustrasi, grafik, foto, dan peta) atau menggunakan grafik dinamis (seperti animasi dan video). Sedangkan menurut Robin & Linda multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video. Menurut Turban dkk multimedia terdiri paling sedikit dua media input ataupun output. Media ini dapat berupa audio, animasi, video, teks, grafik, dan gambar (Pramana, 2010).



inda mengartikan multimedia sebagai alat yang dapat menciptkakan presentasi yangdinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, auido, dan gambar video (Suyanto, 2003: 5).


endekatan dan prinsip-prinsip dalam multimedia pembelajaran

.1.Pendekatan multimedia pembelajaran
a.Pendekatan berpusat teknologi (technology centered)Pendekatan ini dimulai dengan kapabilitas fungsional dari multimedia dan terfokus pada kecanggihan dalam teknologi multimedia, oleh karena itu multimedia sebaiknya dirancang untuk dapat digabungkan dengan teknologi-teknologi komunikasi yang bermunculan saat ini. Misalnya multimedia digabungkan ke dalam teknologi web
.b.Pendekatan berpusat pada siswa (learner centered)Pendekatan ini dimulai dengan pemahaman bagaimana otak manusia bekerja. Fokusnya adalah menggunakan teknologi multimedia sebagai alat bantu terhadap kognisi manusia. Desain multimedia yang konsisten dengan cara kerja otak manusia ternyata lebih efektif dalam meningkatan pembelajaran.Pemahaman terhadap suatu pengetahuan berkenaan dan dipengaruhi oleh interpretasi terhadap stimulus. Faktor stimulus adalah karakteristik dari elemen-elemen desain pesan seperti ukuran, ilustrasi, teks, animasi, narasi, warna, musik, serta video.

2.Prinsip prinsip pembelajaran berbasis multimediaSebagai komponen dalam system pembelajaran, pemilihan dan penggunaan multimedia pembelajaran harus memperhatikan karakteristik komponen, seperti : tujuan, materi, strategi dan juga evaluasi pembelajaran. Menurut Mayer (2005), prinsip-prinsip multimedia pembelajaran ada tujuh yaitu
:1.Prinsip multimedia : siswa bisa belajar lebih baik dengan kata-kata dan gambar-gambar dibandingkan dengan hanya kata-kata atau gambar saja.Dengan menambahkan ilustrasi pada teks atau menambahkan animasi pada narasi maka akan membantu siswa lebih mendalamimateri atau penjelasan yang disajikan. Menyajikan penjelasan dengan kata-kata dan gambar-gambar bisa menghasilkan pembelajaran lebih baik daripada menyajikan dengan kata-kata saja. Saat kata-kata dan gambar disajikan secara bersamaan siswa mempunyai kesempatan untuk mengkonstruksi model-model mental verbal dan pictorial dan membangun hubungan diantara keduanya.

1.Prinsip keterdekatan ruang : siswa bisa belajar lebih baik saat kata-kata dan gambar-gambar yang saling terkait disajikan saling berdekatan daripada saling berjauhan di halaman atau di layar.Saat kata-kata dan gambar-gambar terkait saling berdekatan di halaman (dalam buku) atau layar (dalam komputer) maka siswa tidak harus menggunakan sumber-sumber kognitif secara visual mencari di halaman atau layar itu. Siswa akan lebih bisa menangkap dan menyimpan materi bersamaan di dalam memori kerja pada waktu yang sama

1.Prinsip keterdekatan waktu : siswa bisa belajar lebih baik saat kata-kata dan gambar-gambar yang terkait disajikan secara simultan (bersamaan) daripada bergantian.Saat bagian narasi dan animasi yang terkait disajikan dalam waktu bersamaan, akan lebih memungkinkan siswa untk bisa membentuk representasi mental atas keduanya dalam memori kerja dalam waktu bersamaan. Hal inimembuat siswa lebih bisa membangun hubungan mental antara representasi verbal dan representasi visual. Jika waktu antara mendengar kalimat dan melihat animasi relative pendek, maka siswa masih bisa membangun koneksi antara kata-kata dan gambar. Jika mendengar keseluruhan narasi yang panjang dan melihat keseluruhan animasi dalam waktu yang terpisah maka siswa kesulitan membangun koneksi tersebut.
1.Prinsip koherensi : siswa bisa belajar lebih baik saat kata-kata, gambar-gambar atau suara-suara ekstra dibuang. Prinsip koherensi bisa dipecah menjadi tiga versi yang saling melengkapi : 
(1) pembelajaran siswa terganggu jika kata-kata dan gambar-gambar menarik namun tidak relevan ditambahkan ke presentasi multimedia.
(2) pembelajaran siswa terganggu jika terdapat suara dan music yangmenarik namun tidak relevan,
(3) pembelajaran siswa akan meningkat jika kata-kata yang tidak diperlukan disingkirkan. Gambar-gambar dan kata-kata yang menarik tapi tidak relevan bisa mengalihkan perhatian siswa dari isi materi yang penting, dan bisa mengganggu proses penataan materi.

Dalam penyajian materi melalui multimedia siswa cenderung bisa belajar lebih banyak dan mendalam jika materi disajikan secara lebih ringkas. Oleh karena memori kerja otak pada manusia itu terbatas maka harus difokuskan pada materi yang penting.1.Prinsip modalitas : siswa bisa belajar lebih baik pada animasi dan narasi daripada animasi dan teks pada layar.

26 komentar:

  1. jelaskan mengenai prinsip modalitas beserta contoh

    BalasHapus
  2. Modalitas menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah keterangan dalam kalimat yang menyatakan sikap pembicara terhadap hal yang dibicarakan, yakni mengenai perbuatan, keadaan, peristiwa, atau sikap terhadap lawan bicaranya. Sikap ini dapat berupa pernyataan, kemungkinan, kinginan, atau keizinan. Dalam bahasa Indonesia modalitas dinyatakan secara leksikal (Chaer, 1994: 162).

    Modalitas belajar merupakan gaya belajar yang dimiliki oleh setiap individu yang merupakan cara termudah dalam menyerap, mengatur dan mengolah informasi (DePotter dan Hernachi, 2003 : 72). Sedangkan menurut Zaini dalam Sundari (2009 : 2)

    1. Modalitas Belajar Visual (Visual learners)
    Individu yang memiliki kemampuan belajar visual yang baik ditandai dengan ciri-ciri perilaku sebagai berikut:
    Ø rapi dan teratur
    Ø berbicara dengan cepat
    Ø mampu membuat rencana dan mengatur jangka panjang dengan baik
    Ø teliti dan rinci

    Modalitas Belajar Auditorial (Auditory Learners)
    Individu yang memiliki kemampuan belajar auditorial yang baik ditandai dengan ciri-ciri perilaku sebagai berikut:
    Ø sering berbicara sendiri ketika sedang bekerja (belajar)
    Ø mudah terganggu oleh keributan atau suara berisik

    3. Modalitas Belajar Kinestetik (Tactual Learners)
    Individu yang memiliki kemampuan belajar kinestetik yang baik ditandai dengan ciri-ciri perilaku sebagai berikut:
    Ø berbicara dengan perlahan
    Ø menanggapi perhatian fisik
    Ø menyentuh orang lain untuk mendapatkan perhatian mereka

    BalasHapus
  3. jelaskan menurut anda Multimedia yang seperti apa yang cocok digunakan dalam pembelajaran di indonesia ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya multimedia yang cocok digunakan dalam pembelajaran di indonesia adalah PowerPoint, dengan powerpoint ini dapat menarik minat belajar siswa karena ppt memenuhi karakteristik berikut


      Karakteristik multimedia pembelajaran adalah:

      Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual.
      Bersifat interaktif, dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna.
      Bersifat mandiri, dalam pengertian memberi kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa menggunakan tanpa bimbingan orang lain.

      Selain memenuhi ketiga karakteristik tersebut, multimedia pembelajaran sebaiknya memenuhi fungsi sebagai berikut:

      Mampu memperkuat respon pengguna secepatnya dan sesering mungkin.
      Mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengontrol laju kecepatan belajarnya sendiri.
      Memperhatikan bahwa siswa mengikuti suatu urutan yang koheren dan terkendalikan.
      Mampu memberikan kesempatan adanya partisipasi dari pengguna dalam bentuk respon, baik berupa jawaban, pemilihan, keputusan, percobaan dan lain-lain.

      Hapus
  4. Coba anda sebutkan keuntungan penggunaan media dalam pembelajaran!

    BalasHapus
    Balasan
    1. keuntungan penggunaan media pembelajaran yakni sebagai berikut :
      1. Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar.
      2. Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih langsung antara siswa dan lingkungannya, dan kemungkinan siswa untuk belajar sendiri-sendiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya.
      3. Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang dan waktu.
      4. Media pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru, masyarakat, dan lingkungannya

      Hapus
    2. Menurut Achsin (1986:17-18) menyatakan bahwa tujuan penggunaan media pengajaran adalah

      Agar proses belajar mengajar yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan tepat guna dan berdaya guna,
      Untuk mempermudah bagi guru/pendidik daiam menyampaikan informasi materi kepada anak didik,
      Untuk mempermudah bagi anak didik dalam menyerap atau menerima serta memahami materi yang telah disampaikan oleh guru/pendidik,
      Untuk dapat mendorong keinginan anak didik untuk mengetahui lebih banyak dan mendalam tentang materi atau pesan yang
      disampaikan oleh guru/ pendidik,
      Untuk menghindarkan salah pengertian atau salah paham antara anak didik yang satu dengan yang lain terhadap materi atau pesan yang disampaikan oleh guru/pendidik.

      tetapi manfaat secara umumnya adalah:


      Home Teori Pembelajaran
      Manfaat Media Pembelajaran Bagi Guru dan Siswa
      By Irfan Yulianto130030

      manfaat media pembelajaran bagi guru dan siswa


      manfaat media pembelajaran bagi guru dan siswa

      Penggunaan media pembajaran sangat diperlukan dalam kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan khususnya dalam pembelajaran membaca puisi. Menurut Achsin (1986:17-18) menyatakan bahwa tujuan penggunaan media pengajaran adalah

      Agar proses belajar mengajar yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan tepat guna dan berdaya guna,
      Untuk mempermudah bagi guru/pendidik daiam menyampaikan informasi materi kepada anak didik,
      Untuk mempermudah bagi anak didik dalam menyerap atau menerima serta memahami materi yang telah disampaikan oleh guru/pendidik,
      Untuk dapat mendorong keinginan anak didik untuk mengetahui lebih banyak dan mendalam tentang materi atau pesan yang
      disampaikan oleh guru/ pendidik,
      Untuk menghindarkan salah pengertian atau salah paham antara anak didik yang satu dengan yang lain terhadap materi atau pesan yang disampaikan oleh guru/pendidik.
      Sedangkan Sudjana, dkk. (2002:2) menyatakan tentang tujuan pemanfaatan media adalah :

      Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menimbulkan motivasi,
      Bahan pelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami,
      Metode mengajar akan lebih bervariasi, dan
      Siswa akan lebih banyak melakukan kegiatan belajar.
      Jadi dapat disimpulkan bahwa tujuan penggunaan media adalah
      (1) Efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan belajar mengajar,
      (2) Meningkatkan motivasi belajar siswa,
      (3) Variasi metode pembelajaran, dan
      (4) Peningkatan aktivasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

      Manfaat Secara umum manfaat penggunaan media pengajaran dalam kegiatan belajar mengajar, yaitu

      Media pengajaran dapat menarik dan memperbesar perhatian anak didik terhadap materi pengajaran yang disajikan,
      Media pengajaran dapat mengatasi perbedaan pengalaman belajar anak didik berdasarkan latar belakang sosil ekonomi,
      Media pengajaran dapat membantu anak didik dalam memberikan pengalaman belajar yang sulit diperoleh dengan cara lain,
      Media pengajaran dapat membantu perkembangan pikiran anak didik secara teratur tentang hal yang mereka alami dalam kegiatan belajar mengajar mereka, misalnya menyaksikan pemutaran film tentang suatu kejadian atau peristiwa. rangkaian dan urutan kejadian yang mereka saksikan dan pemutaran film tadi akan dapat mereka pelajari secara teratur dan berkesinambungan,
      Media pengajaran dapat menumbuhkan kemampuan anak didik untuk berusaha mempelajari sendiri berdasarkan pengalaman dan kenyataan.

      Hapus
  5. Dari prinsip-prinsip yang telah anda jelaskan, apakah prinsip tersebut diterapkan secara bersamaan? dan manakah dari prinsip-prinsip tersebut yang sulit untuk diterapkan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya prinsip yang agak sulit untuk diterapkan yaitu prinsip perbedaan individal, karena disini guru dituntut agar mampu membuat siswa yang berpengetahuan rendah lebih tertarik lagi dibandingkan siswa yang berpengetahuan tinggi, nah disinilah tantangan guru bagaimana caranya agar guru dapat juga membangun minat siswa yang berpengetahuan tinggi tadi, yang seperti pada prinsip ini siswa yang berpenetahuan tinggi memiliki minat yang kurang terhadap unsur-unsur yang berbau multimedia

      Hapus
  6. Apakah prinsip-prinsip ini harus berjalan seluruhnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Richard E. Mayer (2009) menyatakan pesan multimedia yang dirancang dengan tata cara otak manusia bekerja akan lebih mungkin pembelajaran menjadi lebih bermakna dibandingkan dengan pesan multimedia yang tidak dirancang dengan mengikuti cara kerja otak manusia. Oleh karena itu Richard E. Mayer menawarkan lima tahapan dalam merancan pesan multimedia yaitu; (1) memilih kata-kata yang relevan dari teks dan narasi yang tersaji, (2) memilih gambar-gambar yang relevan dari ilustrasi yang tersaji, (3) mengatur kata-kata yang terpilih kedalam represendasi verbal yang koheren, (4) mengatur gambar-gamabr yang tersaji kedalam representasi visual yang koheren dan (5) memadukan representasi verbal dan representasi visual secara koheren.
      Untuk memperoleh multimedia yang dapat meningkatkan pemahaman siswa dan memiliki kualitas tampilan yang baik maka desain pesan multimedia perlu dipadukan dengan prinsip-prinsip desain multimedia. Lebih lanjut Richard E. Mayer (2009) menyebutkan tujuh prinsip desain multimedia untuk dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan belajar siswa.

      dan menurut saya, jika salah satu prinsip tidak dilakukan tetap bisa dikatan media pembelajaran. ke 9 prinsip tersebut hanya menunnjang agar dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan belajar siswa.

      Hapus
  7. prinsip apa yang lebih berpengaruh dalam pembelajaran ? dan prinsip apa saja yang cocok dengan pembelaran kimia ?

    BalasHapus
  8. Penggunaan media harus mempertimbangkan kecocokan ciri media dengan karakteristik materi pelajaran yang disajikan. tolong berikan contohnya!

    BalasHapus
  9. dapatkah seluruh prinsip ini berjalan beriringan?

    BalasHapus
  10. dapatkah seluruh prinsip ini berjalan beriringan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. dapat, sebab suatu media akan terlihat lebih baik apabila keseluruhan prinsip ini berjalan sebaik mungkin

      Hapus
  11. setujukan anda dengan prinsip dasar multimedia dalam pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju, sebab apabila semua prinsip media ini dilakukan maka akan didapatkan multimedia yg sgt baik yg akan dipergunakan dlm proses pembelajaran

      Hapus
  12. Beri contoh prinsip koherensi !

    BalasHapus
    Balasan
    1. Prinsip koherensi terbagi atas tiga versi, yaitu pembelajaran siswa terganggu jika gambar-gambar menarik namun tidak relevan ditambahkan (Mayer, 2009:170; Clark & Mayer, 2011:159), pembelajaran siswa terganggu jika suara dan musik menarik namun tidak relevan ditambahkan (Mayer, 2009:181; Clark & Mayer, 2011:153), dan pembelajaran siswa akan meningkat jika kata-kata yang tidak dibutuhkan disisihkan dari presentasi multimedia (Mayer 2009:188; Clark & Mayer, 2011:166).

      Mayer (2009:167) mengemukakan alasan teoretis bahwa materi ekstra selalu bersaing memperebutkan sumber-sumber kognitif dalam memori kerja sehingga bisa mengalihkan perhatian siswa dari materi yang penting. Hal-hal ekstra juga bisa menganggu proses penataan materi dan bisa menggiring siswa untuk menata materi di atas landasan tema yang tidak sesuai.

      Hapus
  13. sedikit menambahkan:
    1) Prinsip Multimedia.
    Orang belajar lebih baik dari gambar dan kata dari pada sekedar kata-kata saja. Karena dinamakan multimedia berarti wajib mampu mengkombinasikan berbagai media (teks, gambar, grafik, audio/narasi, video, animasi, simulasi, dll) menjadi satu kesatuan yang harmonis. Sebab kalau tidak namanya bukan multimedia tapi single-media.
    2) Prinsip Kesinambungan Spasial.
    Orang belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disandingkan berdekatan dibandingkan apabila disandingkan berjauhan atau terpisah. Oleh karena itu, ketika ada gambar (or sodarenye nyang laen seperti video, animasi, dll) yang dilengkapi dengan teks, maka teks tersebut harus merupakan jadi satu kesatuan dari gambar tersebut, jangan menjadi sesuatu yang terpisah.
    3) Prinsip Modalitas Belajar.
    Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video), daripada dari animasi plus teks pada layar. Jadi, lebih baik animasi atau video plus narasi daripada sudah ada narasi ditambah pula dengan teks yang panjang. Hal ini, sangat mengganggu.
    4) Prinsip Redudansi.
    Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video), daripada dari animasi, narasi plus teks pada layar (redundan). Sama dengan prinsip di atas. Jangan redudansi, kalau sudah diwakili oleh narasi dan gambar/animasi, janganlah tumpang tindih pula dengan teks yang panjang.
    5) Prinsip Personalisasi.
    Orang belajar lebih baik dari teks atau kata-kata yang bersifat komunikatif (conversational) daripada kalimat yang lebih bersifat formal. Lebih baik menggunakan kata-kata lugas dan enak daripada bahasa teoritis, oleh karena itu, sebaiknya gunakan bahasa yang komunikatif dan sedikit ber-style.
    6) Prinsip Interaktivitas.
    Orang belajar lebih baik ketika ia dapat mengendalikan sendiri apa yang sedang dipelajarinya (manipulatif: simulasi game, branching). Sebenarnya, orang belajar itu tidak selalu linier alias urut satu persatu. Dalam kenyataannya lebih banyak loncat dari satu hal ke hal lain. Oleh karena itu, multimedia pembelajaran harus memungkinkan user/pengguna dapat mengendalikan penggunaan daripada media itu sendiri. dengan kata lain, lebih manipulatif (dalam arti dapat dikendalikan sendiri oleh user) akan lebih baik. Simulasi, branching, game, navigasi yang konsisten dan jelas, bahasa yang komunikatif, dan lain-lain akan memungkinkan tingkat interaktivitas makin tinggi.
    7) Prinsip Perbedaan Individu.
    9 prinsip tersebut berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas visual tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya. Kombinasi teks dan narasi plus visual berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas auditori tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya. Kombinasi teks, visual dan simulasi berpengaruh. kuat bagi mereka yang memiliki modalitas kinestetik tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya..

    BalasHapus
  14. menapa Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video, daripada dari animasi plus teks pada layar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena bila menggunakan narasi kita bisa mengaktifkan sekaligus 3 indera kita yaitu penglihatan, pendengaran dan kinestetik, serta membuat siswa lebih tertarik lagi karena teks yang digunakan hanya sebuah narasi tidak teks yang monoton

      Hapus
    2. karena rata2 semua peserta didik menyukai animasi dan juga animasi itu merupakan multimedia yang dpt merangsang anak yang memiliki tipe2 belajar yg berbeda2 agar memiliki minat bljr yg tinggi

      Hapus
  15. Jelaskan maksud dari multimedia sebagai alat yang dapat menciptkakan presentasi yangdinamis dan interaktif?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Multimedia adalah gabungan dari beberapa unsur yaitu teks, grafik, suara, video dan animasi yang menghasilkan presentasi yang menakjubkan. Multimedia juga mempunyai komunikasi interaktif yang tinggi. Bagi pengguna komputer multimedia dapat diartikan sebagai informasi komputer yang dapat disajikan melalui audio atau video, teks, grafik dan animasi.



      Disini dapat digambarkan bahwa multimedia adalah suatu kombinasi data atau media untuk menyampaikan suatu informasi sehingga informasi itu tersaji dengan lebih menarik.

      “Multimedia adalah kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996) atau Multimedia secara umum merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar dan teks (McCormick 1996) atau Multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output dari data, media dapat audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar (Turban dkk, 2002)

      Hapus